Slamet Rahardjo

Biografi

Selain sebagai Sutradara, Penulis Skenario, dan pemain, Slamet Rahardjo adalah pengajar program pasca sarjana di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Fakultas Film dan Televisi dan Ketua Yayasan Seni Budaya Jakarta. Lahir di Serang 21 Januari 1949, Nama lengkap : Slamet Rahardjo Djarot,. Pendidikan : ATNI. Bersama Teguh Karya, pada tahun 1968 mendirikan Teater Populer, grup Sandiwara terkemuka. Dia hampir selalu memegang peran utama dalam pementasan grup tersebut. Film pertama dan langsung berperan utama adalah Wadjah Seorang Laki-Laki ,(1971), Produksi 'Teater Populer' (dan Sarinande Film) yang disutradarai Teguh. Mendapat Citra sebagai pemain melalui Ranjang Pengantin (FFI 1975) dan Dibalik Kelambu (FFI 1983), keduanya berlangsung di Medan. Mulai tahun 1979 melangkah ke bidang penyutradaraan, dimulai dengan Rembulan dan Matahari, yang pada FFI 1980 meraih 6 nominasi Merebut Citra lewat Kembang Kertas (FFI 1985) dan Kodrat (FFI 1987) sebagai sutradara.

Langitku Rumahku (1989), mendapat 9 nominasi pada FFI 1990 dan menang di Festival Internasional Des Trois Contionents, Nantes (Perancis), pada tahun 1990. Menjabat sebagai Ketua Umum KFT tahun 1995-1999 dan Ketua Komisi Budaya BP2N (Badan Pertimbangan Perfilman Nasional) tahun 1995-1998. Pada tahun 1998 menyutradarai film bioskop Telegram, sementara masih tampil sebagai pemain dan atau sutradara dalam pembuatan sinetron. Meski belum pernah merebut Citra, namun 6 kali masuk nominasi sebagai penulis skenario, Rembulan dan Matahari (FFI 1980), Dibalik Kelambu (1983), Ponirah Terpidana (1984), Kodrat (1987), Kasmaran (1988), dan Langitku Rumahku (1990). Penghargaan Festival Film Bandung 2004 untuk Aktor Terpuji pada sinetron Kepadamu Aku Pasrah

Slamet adalah penerima hadiah Usmar Ismail tahun 1996 dari Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N). Terpilih lagi sebagai Ketua Umum KFT untuk tahun 1999 hingga tahun 2002.

Filmografi : Wadjah Seorang Laki-laki (1971), Cinta Pertama (1973), Randjang Pengantin (1974), Kawin Lari (1974), Bukit Perawan (1976), Perkawinan Dalam Semusim (1976), Badai Pasti Berlalu (1977), November 1828 (1978), Dibalik Kelambu (1982+skn), Tjoet Nja Dhien (1986). Rembulan dan Matahan (1979+std,skn), Seputih Hatinya Semerah Bibirnya (1980), Ponirah Terpidana (1983), Kembang Kertas (1984), Melintas Badai (1985+skn), Kodrat (1986), Kasmaran (1987+std,skn), Langitku Rumahku (1989+std,skn), Mirage (1992), Anak Hilang (1993), Telegram (1997), Pasir Berbisik (2000), Marsinah (Cry Justice) (2000+std), Kutunggu Di Sudut Semanggi (2004), Banyu Biru (2004), Ruang (2006), Badai Pasti Berlalu (2007), Laskar Pelangi (2008), Namaku Dick (2008), Ketika Cinta Bertasbih (2009), Sang Pencerah (2010), Bebek Belur (2010), The Enlightened One (2010), Alangkah Lucunya Negeri Ini (2010), Batas (2011+skn), Sang Penari (2011), Jakarta Hati (2012), Dilema (2012), Gending Sriwijaya (2013), Sang Pialang (2013), Garuda Superhero (2015), Sweet 20 (2017).

Sinetron : Suro Buldog (1994), Demi Cinta dan Anakku (1995), Oh Ibu dan Ayah - Selamat Pagi (1997), Isteri Pilihan (1997), Kau masih Kekasihku (2006), Para Pencari Tuhan (2012).